Erotisme dalam rempah adalah obsesi yang begitu tinggi terhadap sensasi gairah yang membuat pikiran menjadi tidak rasional.

Kembali untuk menatap lima abad yang lalu, orang Eropa hanya tahu cara meyelamatkan rasa makanan yang begitu hambar dengan menggunakan garam. Dari awal kekurangan sekecil itu menciptakan dorongan yang begitu besar, membawa mereka berlayar ribuan mil menuju dunia baru demi cita rasa yang begitu kaya. Mereka rela mengorbankan ribuan nyawa serta harta hanya demi sampai ke pulau-pulau kecil yang berada di Maluku, yang pada akhirnya mengubah secara cepat takdir Ternate dan Tidore untuk selamanya. Rempah bukan hanya sekedar bahan yang dicari oleh Eropa, tetapi rempah adalah jawaban sekaligus jalan keluar untuk merasakan sensasi yang menggairahkan dari berbagai rasa makanan yang dahulu mereka makan dengan hambar.
Tentu hari ini rasa hambar itu telah menghilang di setiap meja makan orang Eropa, namun rasa lapar yang mereka alami belum benar-benar pergi. Mereka hanya mengganti kostum saja dengan era saat ini, yang menjadi fokus pertanyaannya adalah bukan lagi soal apakah mereka masih menginginkan kekayaan Nusantara, yang padahal sudah tentu jawabannya ya dan mungkin saja keinginan itu tidak akan berubah. Yang menjadi pertanyaan kepada kita adalah apakah kita sudah cukup untuk belajar dari apa yang dialami oleh Ternate dan Tidore, atau mungkin saja kita hanya Kembali mengulangi kejadian yang sama tetapi dengan kostum dan era yang berbeda saja.
Jordy, J. (2025). Untangling nickel downstreaming: A political economy analysis of Indonesia's Morowali Industrial Park. International Journal Social and Political Sciences (IJSPS), 2(2), 150–161. https://doi.org/10.69812/ijsps.v2i2.136
Pires, T. (2025). Suma Oriental: Perjalanan bersejarah dari Mesir, Persia, India, Srilangka, Benggala, Siam, Champa, Cina, Jepang, Filipina, Sumatra, Jawa, Borneo, Maluku, Banda, hingga Malaka (Y. Santoso, Terj.). IRCiSoD. (Karya asli diterbitkan oleh Hakluyt Society, London, 1944)
Turner, J. (2011). Sejarah rempah: Dari erotisme sampai imperialisme (J. Absari, Terj.). Komunitas Bambu. (Karya asli berjudul Spice: The History of a Temptation, diterbitkan oleh Vintage Books, New York, 2005)
Anda telah menyelesaikan artikel ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since 1966, when designe

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since 1966, when designe